Warna Cinta..

Kamis, 21 Juni 2012

Cinta menurutku tak berwarna..
Ia menjadi jingga
sebagaimana kau memaknainya..
Ia pun menjadi kuning, biru ataupun merah
sebagaimana kau menginginkannya..
Cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi
tentang kejujuran dan keberanian
tentang kemarahan, cemburu dan kasih sayang..
Cinta adalah lukisan yang unik dan tak terkatakan
sebab ia menenggelamkan kita pada angan-angan dan mimpi yang abadi..

dan cintaku padamu
adalah surga yang tak bisa ku masuki
jika tanpamu,,,,,,,,,,,,,,,


Read More - Warna Cinta..

Sebait kenangan tentangmu, Ayah..

Tertegun ku membaca status  salah satu temanku di fesbuk tentang ayah. Hmm,,, sudah berapa lamakah aku melupakan sosoknya? Bukannya ku membencinya tapi sungguh kenangan bersamanya kian memudar di memory otakku. Teringatku saat terakhir kali melihat samar-samar senyuman diwajah tuamu, beberapa tahun yang lalu.....

23 mei 2003

Siang itu, aku diajak saudaraku untuk menemuimu ayah, tahu kah kau perasaanku saat itu ayah, bahagia, cemas, ataukah malu untuk menampakan wajahku dihadapanmu lagi. Karena aku masih teringat ucapanmu tahun lalu sewaktu aku masih dikelas 2 sma, bukankah kau menelponku dan bilang aku tidak diperkenankan mengusik kehidupanmu lagi, kau pun bilang kita harus menjalani kehidupan kita masing-masing. Tapi ayah bolehkah aku, masih bolehkah aku kau perkenankan tuk melihatmu lagi...
"Elin kenapa bengong, ntu tanyain giman kabar papah kamu" suara pamanku mengagetkanku dan membuyarkan lamunanku.
"Oh iya,, Papa gimana kabarnya?" sapaku gugup dihadapanmu.
"Papa baik" jawabmu tanpa melihat kearahku.
Sepertinya ayah sudah tidak mengenaliku lagi yang kini berjilbab, gumamku dalam hati.
Lalu waktu pun bergulir cepat, tiba waktuku untuk pamit pulang, kau hanya menyalamiku dan memberiku selembar uang.
bukan ini ayah, bukan lembaran uang ini yang ku harapkan... jeritku dihatiku yang terluka.
"Papa ati-ati jaga kesehatan, elin mau pulang.."
"Iya sama-sama" jawabmu datar.
Sekali lagi ku beranikan diri melihat raut wajah tuamu dan ringkihnya tubuhmu dimakan sakit yang menggerogoti kesehatanmu, ayah.. sungguh aku ingin bersamamu dan merawatmu tapi mungkin itu bukan takdirku tuk terus disisimu..
Tapi ayah ingatkah kau..? hari itu aku genap berusia 17 tahun, hari dimana aku dilahirkan, masihkah kau ingat ayahku sayang???
***

Kini aku sudah menikah ayah, sebentar lagi aku akan jadi ibu dan kau akan jadi kakek dari anak-anakku. Walaupun aku tak tau keadaanmu saat ini, karena tak ada kabar yang bisa ku dapatkan tentangmu. Doakan anakmu ayah, agar bisa selalu memiliki kebahagiaan dari keluarga kecilku yang tak bisa kudapat dari keluarga kita, aku selalu menyayangimu ayah, selalu..
Semoga Allah selalu memberikan magfirohNya kepadamu..
Read More - Sebait kenangan tentangmu, Ayah..

Tentang satu Rindu

Jumat, 15 Juni 2012

Ibu..
Adakah keindahan selain belaianmu..?
Adakah kesucian selain doa tulusmu..?
Adakah keteduhan selain tatapanmu..?
Adakah kelembutan selain bahasamu..?


Ibu..
Begitu nyaman berada dalam rahimmu,
Diantara perjalanan matahari dan rembulan,
Kasih sayangmu tercurah indah untukku.,
Suka, duka, tawa dan canda seakan menyatu..
Lewat untaian doa, ananda haturkan rindu..
Walau tak tersentuh raga,
Bayanganmu nyata menemani setiap langkahku..
Ah ibuku saiank, aku rindu hangat pelukmu.. :'(


Read More - Tentang satu Rindu

Sebuah Hati..

16 Juni 2010..


Bip..Bip.. terdengar suara sms masuk, ku tersenyum simpul saat membaca namamu," Mel.. yes or no? lalu tekan enter.. " from andrie aiko.
Hmm.. sms yang aneh fikirku lalu aku balas smsnya," Pertanyaannya apa jew? "
Dia pun membalas : " hmm.. mey ga baca status yang ku buat kemarin malam di fesbuk ya? "
Lalu aku pun segera membuka fesbuk dan ku lihat status yang di buatnya untukku....

Sebuah Hati @15 Juni 2010..
** Let me make you feel like every thing's a dream...
     Because I see you everynight in mine..


     I want to take care of you..
     I believe it's what I'm here to do...


     Let me make all of your dreams come true..
     Let me love you..


Deg.. Kurasakan jantungku berdetak dengan cepat. Subhanalloh, ternyata dia mencintaiku..
Ku balas lagi sms darinya : " maaf semalem mey ga sempet buka fesbuk, hmm mau tau jawabannya kah? Oppa.. Wo yao khan ni te piau sien loh.. "


Sejak saat itu, aku mulai menjauh darimu, bukan karena aku tak menyukaimu tapi sungguh aku hanya ingin mencari jawaban atas petanyaanmu. Aku pun ingin meminta ijin kepada Sang Pemilik Hatiku, Duhai Robb diakah yang akan menyempurnakan separuh agamaku? bisikku lirih dalam panjangnya sujud istikhorohku.


Maret 2011..


" Oppa.. apakah kau masih mencintaiku dan menunggu jawabanku? " aku memberanikan diriku bertanya padamu setelah hampir satu tahun kau menyatakan ingin mengkhitbahku.
Kau membalas pesanku : " Tidak taukah dirimu aku sangat menyayangimu sejak dulu,hmm.. "
"Ya aku tau Oppa.." bisikku lirih..
Maaf atas semua waktu yang telah terlewati, sungguh aku hanya ingin menemukanmu dalam istikhorohku, dan bukankah kau pun pernah berujar : " Jodoh kita tak kan tertukar "
Alhamdulillah wa syukurillah, tenyata engkau adalah seseorang yang Allah ciptakan tuk jadi Imam dalam hidupku, dan sungguh aku pun mencintaimu sejak dulu, dalam diamku, dan dalam doa-doa disujud panjangku..

14 nov 2011.. mitsaqon ghaliza
Read More - Sebuah Hati..

Honeymoon in Stm Negri.. :D

19 November 2011..

Semilir angin menerpa daun-daun pohon mahoni disepanjang jalan yang kami lalui..
Aku dan suamiku berencana main ke sekolah kami dulu di Cirebon, wah.. kangen banget dengan suasana waktu Stm dulu, dimana setiap hari kami selalu melewati pohon-pohon mahoni yang rindang yang membuat jalan menuju sekolah jadi sejuk dan indah.
Sampai di sekolah kami disambut hangat oleh Pa Kurnia (salah seorang guru Elektronika), juga guru-guru yang lain. Alhamdulillah mereka masih ingat dengan kami, maklum kami kan dulu murid telatan,hihii..

depan ruang perpustakaan

Karena kami datang ke sekolah hanya berdua, mereka langsung nebak kalau kami adalah pasangan suami isteri, dan mereka langsung ngeledekin.. "Biasanya kalo orang lain Honeymoonnya ke luar negri, kalian yang kerja diluar negri malah Honeymoon di indonesia".. ada juga yang bilang : "Jadi kisah kasih disekolah nih ceritanya..."

Aku dan suamiku hanya tersenyum simpul karena malu,hii ada-ada aja guru-guru kami ini.
Setelah bersilaturahiim dengan para guru, kami pun berkeliling sekolah mengenang masa-masa indah dulu, hmm... banyak yang berubah di Stm, dari ruang kelas yang sudah ditingkat, fasilitas praktek yang tambah canggih dan keren.. tapi yang paling disayangkan adalah pohon nangka kesayanganku di pojok elektronika udah ngga ada lagi :( ... padahal dulu aku paling suka duduk-duduk disitu, damaii dan sejuk..
Aku dan suamiku menghabiskan satu hari Honeymoon kami di Stm Negri,hikz...

lapangan upacara

depan ruang listrik

Read More - Honeymoon in Stm Negri.. :D

Pesta Setan..

Senin, 21 Mei 2012



Imam Ghazali mengajak kita untuk mengenali sejumlah keadaan yang membuat setan “berpesta pora”, karena keberhasilannya menggoda manusia.

Pertama, terjadinya perceraian rumah tangga. Iblis sebagai pimpinan para setan selalu memuji semua keberhasilan dan jerih payah anak buahnya, tetapi iblis jauh lebih senang dan berupaya akan membanggakan kelompok setan yang berhasil menceraikan suami istri. (QS al-Baqarah [2]: 102).

Kedua, durhaka kepada orang tua.  Kelompok-kelompok  setan akan selalu berupaya agar manusia tidak hormat kepada orang tuanya, bahkan berharap supaya manusia tidak mau peduli dan tidak mau memperhatikan keadaan kedua orang tuanya. Jika kemudian mendapati manusia benar-benar sudah pada titik menyakiti dan durhaka kepada orang tuanya maka bisa dipastikan setan benar-benar sedang mengibarkan panji kemenangannya. Mereka la’natullah ‘alaihim akan saling mengucap selamat dengan riang.

Ketiga, perkelahian sampai membunuh atau terbunuh. “Pembunuh dan yang dibunuh sama-sama di neraka.” (HR Mutafaq alaihi). Jika seorang hamba yang beriman mudah dan pada akhirnya terjerembab dalam kawah panas api neraka maka saat-saat itu terkirimlah hidangan pesta bagi kelompok setan. Hal yang tentu saja penting buat kita adalah jangan mau kita diajak berkelahi apalagi sampai membunuh.

Keempat, pecandu khamar dan yang sejenis seperti halnya juga narkoba. (QS 5:90). Orang yang banyak mengonsumsi khamar dan narkoba, berarti sedang dalam keadaan superlalai kepada Allah. Dan, tepatlah jika disebut bahwa orang yang mencandu khamar sedang diajak dalam sebuah pesta setan yang langsung diaransemeni iblis.

Kelima, tenggelam dalam dosa zina dan merasa nyaman dengan aktivitas faahisyah ini (QS al-Isra' [17]: 32). Orang yang berzina takluk dengan hawa nafsu. Filter keimanannya jebol dan tidak bisa mengontrol. Karena itulah setan sangat mudah masuk dan berpesta.

Keenam, ketagihan duit haram, seperti menipu, mencuri, merampok, mengorupsi, dan bermain riba. Berikutnya, "Attakabburru bil hasadi wal intiqoomi," angkuh dan sangat sombong bahkan dibarengi dengan sifat dengki, pemarah, dan dendam (QS 31:18). Ilustrasinya sangat jelas karena semua sifat ini adalah yang melekat pada diri setan. Berarti ketika manusia juga mempraktikkan sifat setan ini, mereka bersama sedang berpesta pora.

Ihwal lain pesta setan adalah ketika manusia ada yang ingin menjadi dukun dan mengamini apa yang diucapkan dukun. Diriwayatkan oleh al-Bazzar dari ‘Imron bin Hushoin, “Bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang mendatangi tukang ramal atau membenarkan ucapannya, atau siapa saja yang melakukan perbuatan sihir atau membenarkannya.”

Terakhir, puncak kegembiraan setan dengan tingkat pesta yang luar biasa adalah manusia mati dalam keadaan maksiat, bahkan mati dalam kafir. "Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka dilaknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya." (QS [2]:161). "Ya Allah lindungi kami dari nafsu maksiat dan godaan setan yang terkutuk.


Oleh: Ustaz Muhammad Arifin Ilham
Read More - Pesta Setan..

Memupus rasa dendam..



''(Orang-orang bertakwa) yaitu mereka yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan'' (QS Ali Imran [3]: 134).

Dendam adalah buah dari hati yang terluka, hati yang tersakiti, teraniaya, atau karena merasa terambil haknya. Wujud dendam yang paling nyata adalah kemarahan dan kebencian yang membludak. Bila dendam seseorang membara, maka dia akan mencari jalan untuk mencemarkan, mencoreng, atau kalau perlu mencelakakan orang yang didendaminya sampai binasa. Alangkah sengsaranya orang yang hatinya penuh dendam!

Sudah menjadi tabiat manusia, tatkala hatinya disakiti, dia akan merasa sakit hati dan boleh jadi berujung dengan kedendaman. Walaupun demikian, bukan berarti kita harus dendam setiap kali ada yang menyakiti. Malah sebaliknya, jika kita dizalimi, maka doakanlah orang-orang yang menzalimi itu agar bertaubat dan menjadi orang saleh. Mampukah kita melakukannya?

Doa orang yang dizalimi itu benar-benar mustajab. Sehingga ketika dizalimi, saat itu pula terbuka peluang doa kita terijabah. Sulit memang, tapi itulah penentu kemuliaan diri. Rasulullah SAW bersabda, "Seutama-utamanya akhlak dunia dan akhirat adalah agar engkau menghubungkan tali silaturahmi dengan orang yang memutuskan silaturahmi denganmu, memberi sesuatu kepada orang yang menghalang-halangi pemberian padamu, serta memberi maaf kepada orang yang menganiaya dirimu".

Rasulullah SAW adalah sosok yang hatinya bersih dari sifat dendam. Walau ia dihina, dicacimaki, difitnah, bahkan hendak dibunuh, tak sedikit pun ia mendendam. Bahkan, ia mati-matian berbuat baik kepada orang-orang tersebut dan begitu ringannya ia memaafkan.

Karena itu, siapa saja di antara kita yang hatinya terbelit kedendaman, ingatlah! Dendam hanya akan membawa kesengsaraan, menghancurkan kebahagiaan, merusak pikiran, dan harga diri kita. Yang paling mengerikan, dendam bisa menyeret kita pada panasnya api neraka. Na'udzubillah.

Bagaimana caranya agar kita tidak menjadi seorang pendendam, bahkan berubah menjadi seorang pemaaf seperti dicontohkan Rasulullah SAW? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, kita harus menyadari bahwa semua orang beriman itu bersaudara. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Hujuraat [49]: 10, "Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat (Allah)".

Pemahaman bahwa setiap orang bersaudara, sedikit banyak, akan membawa tambahan energi bagi kita dalam mengendalikan kemarahan dan rasa sakit hati. Bila konsep ini tertanam kokoh di hati, maka kita akan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mencelakakan saudara kita.

Kedua, kita terus berlatih untuk mengikis sifat dendam tersebut. Sebagai ilustrasi, kita bisa belajar dari para karateka yang berhasil menghancurkan batubata dengan tangannya. Pertama kali memukulnya, bata tersebut tidak langsung hancur. Tapi, dia tak patah semangat. Diulanginya terus usaha untuk menghancurkan bata tersebut. Akhirnya, pada pukulan kesekian, pada hari kesekian, bata tersebut berhasil dihancurkan. Memang, tangannya bengkak-bengkak, tetapi dia mendapatkan hasil yang diinginkan.

Begitu pula dengan hati. Jika hati dibiarkan sensitif, maka hati ini akan mudah sekali terluka. Akan tetapi, jika hati sering dilatih, maka hati kita akan semakin siap menghadapi pukulan dari berbagai arah. Jika kita telah disakiti seseorang, kita jangan melihat orang tersebut, tetapi lihatlah dia sebagai sarana ujian dan ladang amal kita terhadap Allah. Kita akan semakin sakit, tatkala melihat dan mengingat orangnya.

Bagaimana seandainya kita dicaci, dikritik, atau diserang orang dengan kata-kata yang tidak mengenakkan? Kuncinya evaluasi diri. Kita tidak akan pernah rugi diperlakukan apa pun oleh orang lain, jika kita menyikapinya dengan cara yang benar. Setelah mengevaluasi diri, kita perlu memperbaikinya. Balasan dan jawaban yang efektif adalah dengan akhlak yang baik. Kita dicemooh, dihina, dan diolok-olok orang lain, maka biarkan saja. Pada akhirnya, orang akan melihat siapa yang difitnah dan siapa yang memfitnah.

Jika kita menjadi lebih baik, Allah akan memuliakan kita. Jika Allah sudah memuliakan, maka kita tidak akan menjadi hina karena hinaan orang lain. Balaslah keburukan orang lain dengan cara terbaik; Ifda' billati hiya ahsan. Itulah kunci kemuliaan diri. Wallahu a'lam bish-shawab


Oleh : KH Abdullah Gymnastiar
Read More - Memupus rasa dendam..

Islamic Clock

Demi waktu

My music

SCM Music Player - seamless music for your Website, Wordpress, Tumblr, Blogger.